ABK KMP Frontir Kapal, Tujuan Sibolga Gusit, MD

fokusliputan.com_Sibolga

Akibat adanya salah seorang ABK KMP yang meninggal dunia (MD) sehingga keberangkatan kapal tertunda sementara waktu, Tujuan Sibolga Gusit (Gunung Sitoli), berhubung kru kapal melayat ke rumah duka di Jl Imam Bonjol nomor 30 Kelurahan Pasar Baru Kecamatan Sibolga Kota Sumatera Utara.

Dari data yang diterima fokusliputan.com_tercatat nama yang MD itu. Nama :  Reja Perdana Simatupang, usia 25 Tahun, Jenis Kelamin : Laki – laki, Pekerjaan ABK Kapal KMP (Frontir Kapal), Alamat : Jl.Imam Bonjol Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Sibolga Kota.

Menurut Kronologis; keterangan dari saksi sekitar pukul.19.40 Wib, pada saat Alm Reja Perdana Simatupang bersama rekannya Wahyu Hadi melaksanakan tugas mencatat Nomor Polisi dan mengatur posisi kendaraan yang masuk ke dalam KMP, dan ketika Almarhum berjalan kira - kira dua langkah, tiba- tiba terjatuh dan mengalami kejang - kejang dan selanjutnya rekannya membawa ke dalam Gardek kapal dan pada saat itu saksi melihat dari mulut dan hidung korban mengelurkan cairan berwarna biru, kemudian pihak kapal menghubungi orang tua Alm Reja Perdana Simatupang, sekitar 10 menit kemudian dibawa ke Rumah Sakit di Sibolga dengan menggunakan beca bermotor. Selanjutnya pukul 20.00 Wib Almarhum tiba di Rumah sakit Sibolga dalam kondisi sudah tidak sadarkan diri kemudian dimasukan ke ruang IGD untuk mendapatkan penanganan medis namun kondisi almarhum semakin menurun dan selanjutnya pukul 20.20 Wib dinyatakan meninggal dunia. Selanjutnya sekira pukul 21.00 Wib, Almarhum dibawa ke rumah duka di Jl Imam bonjol no.30 Kel.Pasar Baru Kecamatan Sibolga Kota untuk disemayamkan, ujar Iptu R Sormin,SAg didampingi petugas.

“Bahwa adapun diagnosa penyebab meninggalnya Alm.Reja Perdana Simatupang masih menunggu hasil diagnosa dari pihak medis yang menangani Alm Reja Perdana Simatupang. Bahwa adapun menurut keterangan rekan slmarhum sebelumnya Alm Reja Perdana Simatupang tidak ada mengeluhkan sakit dan pada saat bertugas di KMP kondisinya dalam keadaan sehat, dan bahwa pihak keluarga almarhum sejauh ini tidak ada merasa keberatan dan menerima dengan ikhlas sembari menunggu hasil diagnosa dari dokter.

FOKUS LIPUTAN FOTO:

Posted By : Beta SImatupang




www.fokusliputan.com

Pasien Demam Tinggi Ditolak Berobat, “Seorang Penumpang Kapal Tujuan Nisel”

fokusliputan.com_Sibolga

Seorang penumpang kapal tujuan Nias Selatan (Nisel) yang mengalami demam tinggi, ditolak berobat ke Rumah Sakit FL Tobing Sibolga Sumatera Utara, oleh sejumlah tim medis Rumah Sakit ini. Pasien ini pun terpaksa menjalani karantina di Puskesmas Aek Habil Kota Sibolga. (04/04/2020).


Di Puskesmas inilah seorang warga Medan Sumatera Utara bernama Shinta menjalani karantina diruang isolasi Puskesmas Aek Habil Sibolga. 


Dari kedatangan Wakil Ketua DPRD dari Fraksi Golkar Jamil Zeb Tumori,SH,MAP ke Puskesmas itu, terungkap bahwa pasien ini ditolak pihak Rumah Sakit FL Tobing Sibolga untuk berobat, ketika tim medis dari Puskesmas ini membawa pasien ini berobat ke Rumah Sakit.  https://www.youtube.com/watch?v=K0B2ekWS3rU&feature=youtu.be


Dari data rekam medis puskesmas, pasien warga Medan Sumatera utara ini merupakan salah seorang penumpang kapal tujuan Nias Selatan. Namun, disaat diperiksa di pelabuhan, suhu badan warga medan ini cukup tinggi, hingga harus dibawa berobat ke Rumah Sakit. Tim RS FL Tobing Sibolga pun menolak pasien ini. "Jamil Zeb Tumori Wakil Ketua DPRD Sibolga“. 

Sebagai seorang anak yang dilahirkan di Pulau Telo Kabupaten Nisel, tentu darah kemanusiaan-nya mengalir deras untuk Ono Niha dan Orang-orang yang terpinggirkan, tambah Jamil.

Akibat penolakan pasien yang diduga dilakukan tim medis Rumah Sakit ini, Direktur RS FL Tobing Sibolga Sumatera Utara , meminta maaf dan berjanji akan menegur tim medis yang diduga menolak pasien yang mengalami demam tinggi itu.  

Kini Tim Medis RS FL Tobing Sibolga Sumatera Utara berjanji, akan mematuhi standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku dalam menangani pasien.

baca juga : http://www.fokusliputan.com/2020/05/semoga-keluhan-ibu-rumah-tangga-ini.html


fokusliputan.com/BetaSimatupang