Pisah Sambut, General Manager (GM) PT. ASDP Indonesia Ferry

Fokusliputan.com (lamsel ) General Manager (GM) PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Utama Bakuheni bergeser dari Samsudin ke pejabat yang baru Partogi Samba, yang sebelumnya menjabat sebagai GM di Nusa Tenggara Timur (NTT) Cabang Kupang


Sedangkan Samsudin menjabat sebagai GM di Merak Banten,acara digelar diaula Kantor ASDP setempat Senin( (21/07/2025)
Dalam sambutannya Partogi Samba mengatakan akan melanjutkan apa apa yang sudah dilakukan GM sebelumnya karena beliau faham betul bagaimana kantor cabang utama bakauheni yang sangat sibuk terutama di dua moment penting yakni Nataru dan Lebaran
” Cabang utama Bakauheni ini sangat sibuk didua moment yakni Nataru dan Lebaran itu sudah dilalui dengan baik oleh senior saya ini, Banyak inovasi dan terobosan baik kinerja dan operasional yang saya dengar tentunya saya sebagai penerus, apa yang baik yang telah dilakukannya semoga kedepan akan lebih baik lagi , ” Ujarnya
Menjadi isu utama akhir akhir ini imbuhnya, adalah aspek keselamatan, seperti musibah dibali dan Slawesi utara beberapa waktu lalu oleh karna itu menjaga keselanatan penumpang rentu kami tidak bisa sendiri harus kerjasama dengan Gapasdap , terutama kesesuaian daftar penumpang.
” Mari kita sama sama menjaganya baik dari Kepolisian dan TNI aerta operator operator yang ada menjaga aspek keselamatan penunpang agar diperjalanan tersebyum bahagia, ” tukas Partobi yang pernah menjabat GM diberbagai daerah seperti di Sulawesi Selatan, Sorong, Sibolga, Ambon dan NTT ini.
Sedangkan Samsudin dalam kesannya mengatakan keberhasilan dirinya memimpin tidak terlepas peran serta dukungan semua pihak salah satunya awak media yang ada di Lampung Selatan.
” Keberhasilan ASDP juga tidak terlepas dari peran kawan kawan media yang terus mensuport kami terutama didua moment penting yakni Nataru dan Lebaran untuk itu saya ucapkan terimakasih atas semua dukungannya hanpir 10 bulan memimpin di Bakauheni,” Pyngkasnya (*)

Kunker Perdana, Dirut Heru & Jajaran Meninjau Langsung, Lintasan Penyeberangan, Pulau Jawa & Sumatera

fokusliputan.com_ Untuk memastikan terpenuhinya pelayanan penyeberangan prima

Pada periode libur Natal dan Tahun Baru 2024/2025, Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Heru Widodo melakukan pengecekan sarana dan prasarana penyeberangan, langsung ke Pelabuhan Merak dan Bakauheni, pada akhir pekan lalu.


Dirut ASDP yang didampingi Wakil Direktur Utama ASDP, Yossianis Marciano dan Direktur Operasional dan Transformasi ASDP, Rio Theodore N. Lasse melakukan peninjauan di area Pelabuhan dan kapal, mulai dari dermaga, ruang tunggu penumpang, skybridge, eskalator, area parkir, hingga armada kapal yang beroperasi diantaranya KMP Sebuku, dan KMP Batumandi.


"Salah satu _concern_ kami, agar masyarakat mendapatkan layanan penyeberangan dan pelabuhan yang prima, selama Angkutan Natal dan Tahun Baru mendatang, kami telah persiapkan sejumlah langkah antisipasi dan upaya peningkatan kapasitas pelabuhan. Harapannya, dengan optimalisasi sarana dan prasarana di pelabuhan dan kapal maka perjalanan pengguna jasa penyeberangan dapat berjalan lancar, aman, nyaman dan selamat," ujar Heru. 


Dalam kunjungan kerja perdana, Dirut Heru bersama jajaran meninjau langsung lintasan penyeberangan tersibuk Merak-Bakauheni, yang menghubungkan Pulau Jawa dan Sumatera.

"Diperkirakan pada layanan Nataru 2024/2025 ini, adanya kenaikan jumlah penumpang dan kendaraan berkisar 4-7%. Untuk jumlah penumpang diperkirakan ada peningkatan 4 persen menjadi sekitar 3 juta orang, dan kendaraan diprediksi naik 7,1 persen menjadi sekitar 700 ribu-an unit kendaraan," ujar Heru merinci.

Untuk mengantisipasi lonjakan arus penumpang pada periode Nataru di lintasan Merak-Bakauheni, ASDP telah melakukan peningkatan kapasitas pelabuhan dengan melakukan integrasi pelabuhan Merak dengan pelabuhan Indah Kiat yang terletak persis di sebelah dermaga 7 reguler. Dengan integrasi tersebut, daya tampung kendaraan bertambah sekitar 500 kendaraan kecil.

"Dengan adanya integrasi dengan lahan Pelabuhan Indah Kiat yang terletak persis di sebelah dermaga 7 reguler, maka kapasitas tampung area parkir mencapai sekitar 6.026 unit kendaraan kecil, dimana tahun lalu hanya sekitar 5.500 kendaraan," ungkapnya lagi. 


Selain itu, ASDP menambah jumlah tollgate menjadi 31 unit dengan penambahan di dermaga eksekutif sebanyak 3 unit dan 5 unit lainnya di dermaga reguler. Fasilitas penunjang seperti toilet juga ditingkatkan dengan penambahan sebanyak 20 unit toilet portable sehingga secara total akan ada 131 unit toilet. Travelator sepanjang 25 meter juga telah selesai terpasang di dermaga reguler. Adapun posko kesehatan dan customer service akan dibuka 24 jam penuh selama periode Nataru.

“Layanan self service port telah selesai dilakukan uji coba dan akan diterapkan selama periode Nataru nanti sehingga pengguna jasa dapat melakukan proses check-in dan boarding secara mandiri dan proses pelayanan hingga masuk kapal akan berjalan lebih cepat. Kami harap dengan peningkatan fasilitas dan pelayanan tersebut dapat memastikan layanan penyeberangan selama Nataru dapat berjalan dengan lancar dan nyaman," tutur Heru lagi.

Corporate Secretary ASDP Shelvy Arifin menambahkan, dalam menunjang kelancaran layanan di Merak-Bakauheni, manajemen ASDP terus berkolaborasi dengan stakeholder demi menyukseskan layanan penyeberangan pada periode Nataru. Salah satunya, menghadirkan  AOCC (ASDP Operation Control Center) yang merupakan ruang monitor koordinasi khusus didedikasikan bagi stakeholder agar dapat mempercepat pengambilan keputusan dengan cepat dan akurat saat Posko Nataru berlangsung.

*Wajibkan Beli Tiket _Online_*
Shelvy mengimbau seluruh pengguna jasa yang berencana menyeberang selama periode Nataru agar segera memesan tiket ferry baik melalui aplikasi Ferizy ataupun via Tiket.com demi menghindari antrean kendaraan pada saat puncak arus dan balik Nataru mendatang. 

“ASDP pastikan aksesibilitas pengguna jasa dalam mendapatkan tiket penyeberangan semakin mudah, pemesanan tiket dapat dilakukan sejak 60 hari sebelum keberangkatan secara online melalui aplikasi Ferizy dan Tiket.com dan saat ini tiket untuk periode Nataru mendatang sudah dapat dipesan dari sekarang," ujarnya.

Untuk memudahkan pengguna jasa dalam pembelian tiket, ASDP juga telah memperluas sales point dan metode pembayaran melalui mekanisme transfer ataupun virtual account lewat Bank BRI, Mandiri, BNI, BCA, Permata Bank, Maybank, BSI, Danamon, CIMB Niaga, BTPN, Bank Maspion, BTN, dan Pospay. Pembayaran juga dapat dilakukan melalui e-wallet linkAja, shopee pay, blu BCA digital, OVO, dan Dana.

Untuk informasi lebih lanjut terkait layanan tiket online atau peraturan terbaru, masyarakat dapat menghubungi call center ASDP atau mengunjungi website trip.ferizy.com. (Ali imron)