Yamantab BSY Tapteng, Damai Mendrofa, Meraih Penghargaan, DAAI Inspiration Award 2026, DAAI TV, di Adimulia Hotel Medan Sumut

fokusliputan.com_ Bumi tidak meminta banyak. Ia hanya ingin bernapas lega,  tanpa sesak oleh tumpukan plastik, yang meracuni tanah dan mengotori air. 


‎Sampah yang berserakan, cerminan dari ego. Namun, di tengah kepungan limbah itu, selalu ada tangan-tangan tulus yang merawatnya kembali. Merajut kembali harapan bagi masa depan bumi, yang lebih bersih.
‎Damai Mendrofa Direktur Bank Sampah Yamantab (BSY) Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) Sumatera Utara, meraih penghargaan DAAI Inspiration Award 2026 yang diadakan oleh DAAI TV di Adimulia Hotel Medan Sumatera Utara , Sabtu (01/08/2026).
‎Disampaikan, bahwa kegiatan turut meriahkan Ulang Tahun ke- 19 DAAI TV. Tema Menggerakkan Kebaikan ; Memberikan penghargaan kepada 3 (tiga) orang narasumber, yang selama ini konsisten dalam menebarkan kebaikan di lingkungan. Yang menerima penghargaan ;  Ratna Sari Dewi, Toman Uli Panggabean dan Damai Mendrofa.
‎Damai Mendrofa, Wilayah Sibolga Tapanuli Tengah. Secara aktif dan konsisten dalam pengolahan sampah terkhusus sampah plastik.
‎Lanjutnya, saat DAAI-TV berkunjung di tahun 2025 lalu, meliput aktifitas pengolahan sampah di sekretariat BSY, tak pernah terpikir, akan diikutkan penilaian atau apapun bentuk proses penentuan penerima penghargaan. 
‎Terima Kasih kepada DAAI TV, Tim liputan dan juri. Bahwa Penghargaan ini menjadi motivasi.
‎Dan, untuk aktifitas kreatifitas kita, dapat diakses di media sosial Yamantab tentang pengelolan sampah, serta mengajak masyarakat bersama sama, dengan tidak membuang atau memilah sampah nya dirumah, dan menjadi tabungan bermanfaat, mengantarnya ke Bank Sampah Yamantab. Demikian. 
(fokusliputan.com/betasimatupang)

FOTO


Peringati Hari Peduli Sampah Nasional, HPSN 2023, Yamantab Komit Selamatkan Lingkungan

fokusliputan.com_ Peringati HPSN 2023, Yamantab Komit Selamatkan Lingkungan dan sasar para pelajar.

"Kita memang menargetkan sekolah-sekolah. Karena disana ada generasi bangsa yang harus kita edukasi secara terus menerus, sampai dia pada level dewasa nanti , dia semakin mengenali apa itu sikap dan karakter bertanggungjawab terhadap sampah."Kata Damai Mendrofa kepada fokusliputan

Klik instagram :


Yayasan Masyarakat Penjaga Pantai Barat (Yamantab) peringati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Tahun 2023 dengan cara unik dan menarik, di sekretariat Yamantab, Jalan Jenderal Faisal Tanjung, Gang Anggrek, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, pada Selasa (21/2/2023).

Dikatakan Ketua Yamantab, Damai Mendrofa bahwa momentum HPSN 2023 tersebut dimanfaatkan pihaknya untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya mengurangi dampak sampah terhadap lingkungan, khususnya sampah plastik.

Di HPSN 2023, Yamantab menggelar sejumlah kegiatan diantaranya refleksi HPSN 2023, diskusi pengelolaan sampah, ecobrick dan penandatanganan komitmen terhadap lingkungan hidup.

Secara global sampah telah menjadi persoalan dunia dan sampai pada titik yang sangat mengkhawatirkan. Perubahan iklim saat ini salah satu efek dari pengelolaan sampah yang buruk.

Perubahan iklim disebabkan oleh sampah yang buruk dan tidak bertanggungjawab.

Saat ini, sebagian masyarakat masih melakukan cara-cara klasik dalam mengelola sampah. Yaitu, dengan membuang sampah pada tempatnya yang akan berakhir di tempat-tempat pembuangan sampah seperti TPA atau TPS. 

Padahal, sampah khususnya sampah organik dapat dikelola sedemikian rupa sehingga menjadi produk yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomis.

"Salah satunya adalah ecobrick. Ecobrick sendiri adalah sebuah inovasi visioner yang dikembangkan sebagai solusi pengolahan limbah sampah plastik," jelasnya.

Hasil yang dicapai, Meng-ecobrick sampah limbah plastik, sampah akan tertunda mencemari lingkungan. Selama itu pula, sampah akan memberi manfaat lain bagi kehidupan baik secara ekonomis maupun kebermanfaatannya dengan menggunakan kembali dalam bentuk produk-produk kerajinan berbahan sampah plastik.

Yamantab sendiri telah concern terhadap persoalan lingkungan hidup sejak tahun 2017. Terobosan baru pun dimunculkan di tahun 2022 dengan melounching Bank Sampah Yamantab (BSY). Kini, BSY telah berhasil merekrut 127 nasabah baik secara perorangan, organisasi komunitas maupun institusi dan lembaga.

"Bank Sampah Yamantab itu berkomitmen menyentuh persoalan sampah ini disektor hulu. Apa itu? Sampah dari tangan kalau boleh jangan jatuh ke tanah, tapi jatuh ke penyimpanan."

Yamantab menegaskan siap membantu masyarakat dalam memberikan pemahaman yang benar terhadap pengelolaan sampah di Sibolga dan Tapanuli Tengah Sumatera Utara.

Selanjutnya, edukasi, agar masyarakat memiliki kesadaran yang tinggi untuk menjaga kelestarian lingkungan, khususnya para pelajar.

fokusliputan.com/betasimatupang