fokusliputan.com_TAPANULI TENGAH
• Guna Memastikan Maksud Dan Tujuan Kedua Kepala Daerah Saat
Berkunjung Ke Jakarta.
• “Memaparkan Berita Up-date terkait bandara F.Lumban tobing,
bahwasanya dalam minggu terakhir ini bandara kita ini sangat seksi karena dari
Menpan sendiri, ada beberapa bandara dalam tahun ini rencana naik kelas
termasuk salah satunya Bandara Ferdinand Lumban Tobing . Yang kedua, bandara
kita sudah dilirik Pihak Angkasa Pura guna melakukan kerjasama”
Kabar gembira bagi warga , masyarakat yang akan melakukan
aktivitas keberangkatan (pulang-pergi PP) dengan menggunakan jasa penerbangan
pesawat jalur udara. Segala fasilitas sarana dan prasarana, pelayanan, serta
peningkatan kualitas kuantitas dari pihak penerbangan itu, semuanya sudah
mendapat tanggapan positif dari pihak Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi.
Kedatangan kedua kepala daerah itu ke Jakarta (Selasa 29/8/2017)
kemarin, disambut langsung oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di kantor
kementerian Jakarta.
Kedua Kepala daerah beserta rombongan dinas perhubungan, Walikota Sibolga
Syarfi Hutauruk, Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani melakukan
audensi permohonan kepada pihak Menteri. Adapun maksud kedatangan kedua Kepala
daerah itu guna menyampaikan sekaligus membahas usulan peningkatan Bandara Dr
FL Tobing Pinangsori. Peningkatan itu meliputi penambahan landasan pacu (run
way), taxi way, dan berbagai sarana dan prasarana, agar bandara itu dapat
didarati pesawat berbadan besar.
Dari hasil perbincangan di Jakarta, jika bandara ditingkatkan,
maka akan ada penambahan dan perluasan rute penerbangan baru. Manfaat
keberadaan bandara itu tidak hanya diperoleh oleh kedua daerah saja, melainkan
juga berdampak kepada daerah sekitar.
Ini terlihat dari peningkatan jumlah penumpang dan tujuan
penumpang serta peningkatan kargo udara di Bandara Pinangsori, baik rute penerbangan
Jakarta-Pinangsori maupun Kualanamu-Pinangsori (PP), menurut informasi yang
diterima fokus liputan dari Jakarta.
Guna memastikan hasil perbincangan kedua Kepala daerah tersebut
yang notabene-nya pihak Menteri menanggapi positif. Fokus Liputan mencoba
mewawancarai Kepala Bandara Pinang Sori Ambar Suryoko disela-sela memperingati
hari Perhubungan Nasional yang diadakan di Areal Bandara Pinang Sori
(18/9/2017).
Dimulai dengan kegiatan Upacara pengibaran Bendera Merah Putih
RI, Pembacaan UUD 1945, dan pembacaan 5 (lima) Manusia Perhubungan TAQWA KEPADA
TUHAN YANG MAHA ESA.- TANGGAP TERHADAP KEBUTUHAN MASYARAKAT AKAN PELAYANAN JASA
YANG TERTIB,TERATUR,TEPAT WAKTU,BERSIH DAN NYAMAN.- TANGGUH MENGHADAPI
TANTANGAN. - TRAMPIL DAN BERPERILAKU GESIT,RAMAH,SOPAN SERTA LUGAS. - TANGGUNG
JAWAB TERHADAP KESELAMATAN DAN KEAMANAN JASA PERHUBUNGAN, yang ikuti oleh
Pokja, TNI AU Radar Juhara, TNI AD Koramil Mugi, TNI AL Anju Sipahutar, Polsek
Pinangsori Misno, Detasemen, BMKG, Gapura Angkasa, Garuda Indonesia, Wing Air,
Koperasi Angkasa, Dharmawanita, GMF Teknisi Pesawat Garuda Indonesia, Jansen
Saragih Kanit avsec, Pahala Simatupang Ajudan Kepala Bandara, dan seluruh stake
holder terkait.
Ambar Suryoko menyampaikan sambutan dari Menteri Perhubungan .
Sekaligus memaparkan berita update terkait bandara F.Lumbantobing bahwasanya
dalam minggu terakhir ini bandara kita ini sangat seksi karena dari Menpan
sendiri , ada beberapa bandara dalam tahun ini rencana naik kelas termasuk
salah satunya bandara Ferdinand Lumbantobing . Yang kedua, bandara kita sudah
dilirik Angkasa Pura melakukan kerjasama, dan mungkin ada nanti , mungkin
diantara teman –teman diharapkan sudah bisa memilih , kalau memang benar nanti
ini dikelola Angkasa Pura , akan ada yang di pemerintahan , atau di dinas
perhubungan dan ada yang ditempatkan ke BUMN Angkasa Pura, kira-kira itulah
berita update berita dari bandara pinangsori.
Dalam petikan wawancara Fokus Liputan diruang kerja, Ambar
suryoko menjelaskan secara detail, dengan adanya rencana –rencana operator
penerbangan masuk ke pinangsori sesuai dengan permintaan Bupati dan Walikota
saat berkunjung ke Jakarta, tahun ini sudah ada selain Garuda, akan ada
perusahaan air yang akan bergabung.
Lanjutnya, Garuda sendiri akan menambah frekuensi penerbangan
dari satu kali sehari menjadi dua kali sehari. Dan ditahun kedepan lagi, kita
akan melakukan pelebaran dengan segala sarana prasarana yang memadai, akan
menampung pesawat yang besar.
Menyangkut memperingati hari Perhubungan Nasional, Ambar
menuturkan, kita selaku insan perhubungan adalah memberikan pelayanan jasa
kepada masyarakat sehingga masyarakat yang melakukan akses bepergian semuanya
terjangkau memberikan pelayanan yang bagus, antar konektivitas sibolga tapteng
tapanuli tengah dengan pesawat ke transportasi darat.
Tegasnya, tahun ini juga akan kita lakukan, bahwasanya apa
keinginan pemerintah daerah over lay pemuatan pesawat berbadan besar masuk ,
tahun ini akan kita lakukan dengan overlay landasan pacu, diharapkan pesawat
berbadan besar nanti boing, tahun ini akan kita kerjakan itu.
Semua pencapaian itu, tidak terlepas dari peningkatan mutu Apron
(tempat parkir pesawat), Arrival (Tempat kedatangan), Boarding (Naik ke
pesawat), Cabin Attendant (Penjaga kabin), Departure (Tempat keberangkatan),
Runway (Tempat untuk pesawat bersiap sebelum take-off atau sebagai tempat
mendarat), Aeronautic (Segala Informasi yang berkaitan dengan penerbangan),
Baggage(Bagasi) Barang bawaan penumpang, Control Air Space Ruang udara yang
dikendalikan, Cabin Crew Pramugari atau Pramugara (pelayan kabin), Pay Tax
Pajak penerbangan (skala domestik dan Internasional), dan seterusnya, semuanya
akan ditingkatkan sesuai visi dan misi manusia perhubungan.
Link List