Investigasi Segera Dimulai; Terkait Program CSR, “Bibit Jahe”

fokusliputan.com_Dugaan indikasi kecurangan oleh oknum. Kita dari kalangan LSM dan Pers siap membantu untuk mengumpulkan data yang akurat dari lapangan. Kualisi LSM Lakukan Investigasi Terkait Bantuan Program Jahe Kekelompok Tani. 

Selengkapnya diinformasikan; beberapa Pengurus Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) berserta Jurnalis di kabupaten Gayo Lues, dalam waktu dekat ini akan melakukan investasi ke-10 kelompok tani yang menerima bantuan bibit jahe dari program CSR dari Bank Aceh senilai Rp 1 Milyar.

Dengan jumlah perkelompok tani-nya, mendapatkan bantuan senilai Rp 100 juta. Para pengait LSM tersebut yang ikut serta dalam investigasi kelapangan  meliputi lembaga FMPK ,LP-KPK, Ormas LAKI dan LSM ACW. Dalam langkah melakukan investigasi kelapangan untuk melakukan cross cek terhadap anggota kelompok tani yang mendapatkan bantuan tersebut.

Koordinator Forum Masyarakat Pembela Kebenaran (FMPK)  (Syaparudin Telvi)  pada Selasa (27/07/2021) mengatakan; kita bersama empat kualisi LSM dan ormas akan turun melakukan cross-cek atas program bantuan bibit jahe ke-10 anggota penerima bantuan dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Aceh sebesar Rp 1 Milyar kepada 10 kelompok tani di kabupaten Gayo Lues pada awal tahun 2021 lalu. 

Lanjutnya; tim yang kita kirim kelapangan mengecek sejauh mana sudah proses penanaman jahe tersebut sudah berjalan,dan langsung akan kita tinjau kelahan anggota kelompok tani yang mendapatkan bantuan tersebut.

Menurut keterangan yang kita dapatkan dari masyarakat; diduga ada pemotongan dana tersebut oleh oknum kepada kelompok tani itu. Namun hal tersebut akan kita telusuri bersama beberapa rekan LSM dan juga wartawan. Setelah itu akan kita sampaikan kepada penegak hukum bila ada kita temukan indikasi kecurangan dalam proses bantuan tersebut.

Bila itu terjadi, sangat disayangkan, karena saat ini kondisi ekonomi masyarakat sangat memprihatikan akibat dampak dari wabah pandemi Covid-19, daya beli masyarakat turun secara drastis. 

fokusliputan.com/Mhd Daud Aceh