Meminta Kepada Bandara, Pelabuhan, Terminal, Imigrasi, “Untuk Perketat Pengawasan Terhadap Orang Dan Barang”

fokusliputan.com_Sibolga

Adapun hasil kesimpulan rapat hari ini tertanggal 23/03/2020 menerangkan ; Ketersedian Masker dan Handsanitizer sudah langka dan di Apotik Sudah habis dan 5 (lima) hari lalu, Dinas Kesehatan sudah memesan dari Medan dan untuk bantuan Sosial untuk kepentingan Penanggulangan Covid - 19. 


Surat edaran terkait tidak diadakannya kegiatan Cheng Beng oleh etnis Thionghoa dimana banyak Etnis China yang tinggal di luar negeri. Sekolah sudah diliburkan tetapi ada Sekolah yang masih sekolah dan kita harapkan agar segera diliburkan sementara waktu. 

Untuk membentuk gugus tugas ini sangat tidak mudah, maka harus ada koordinasi dengan Pemerintah Pusat dan Provinsi, untuk menyikapi hal tersebut kita laksanakan tugas masing - masing dan perlu dilakukan tindakan cepat dan tepat dalam melakukan sterilisasi dengan penyemprotan Desinpektan, hand sanitizer dan masker baik di pusat perkantoran, rumah ibadah, sekolah, terminal, pelabuhan, angkutan umum dan fasilitas umum lainnya. 


Menghimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan keramaian seperti pesta, Cheng Beng, pesta hiburan musik dan mengurangi aktifitas di cafe / warung dalam jumlah banyak. 

Memastikan ketersedian pangan seperti beras, minyak goreng, gula dan kebutuhan pokok lainnya, BBM dan alat kesehatan lainnya dan tidak dibenarkan melakukan penimbunan dan penaikan harga. Apabila pedagang menaikkan harga tidak wajar maka akan dilakukan penindakan tegas oleh Aparat Hukum. Dan, meminta kepada Bandara, Pelabuhan, Terminal, Imigrasi untuk memperketat pengawasan terhadap orang dan barang. 

Selanjutnya, untuk lebih efektifnya sosialisasi penanganan Virus Corona kepada masyarakat maka peran Media Massa (cetak, elektronik, online media massa, dalam pemberian Informasi kepada Masyarakat. 

Diinformasikan ; Senin tertanggal 23 Maret 2020 dimulai pukul.10.00 Wib, bertempat di Aula kantor Walikota Sibolga telah berlangsung kegiatan Rapat Koordinasi Penanganan dan Penanggulangan Covid - 19 di Wilayah Kota Sibolga Sumatera Utara.  


Adapun turut hadir dalam kegiatan rapat tersebut : Pemko Sibolga Dan Jajaran Pemerintah dan SKPD Kota Sibolga, Danrem 023 / KS Kolonel Inf Tri Saktiyono, Kapolres Sibolga AKBP Triady, SH, SIK. Dandim 0211 / TT Letkol Inf Dadang Alex S.Sos, Danlanal Letkol Laut (P) Andris Benhard Marimbun Simare - Mare , Dansat Radar 234 Letkol Lek Alfred Eisener Anes, Dandenpom 1/2 Letkol CPM Hasanudin Siagian, SH, Kajari Sibolga Hendri Nainggolan, SH, MH., Ketua PN Sibolga Martua Sagala, SH, MH, Polresta Sibolga (Kabag Ops Polres Sibolga Kompol R.Sihombing, SH. Kasat Intelkam IPTU Jonel Situmorang. Ksb Humas Polres Sibolga Iptu R.Sormin,S.Ag), Dinas Kesehatan Sibolga., Pelabuhan Perikanan, Pertamina Sibolga, KSOP Sibolga Augistia Waruhu, SE, Pelindo Sukianto, Basarnas M.Rio Faisal, Kepala Bulog Sibolga Budianto, Direktur RSU Fl.Tobing Sibolga, Dinas Sosial,Imigrasi Sibolga, Bawaslu Sibolga, KPU Sibolga, Ketua MUI Sibolga Drs.Aswad Panjaitan., Ketua FKUB Sibolga Nusdiwar Jambak, Forkopimda Sibolga. 

Rekomendasi dari Kapolres Sibolga; saat ini Polri sedang melaksanakan Oprasi Aman Nusa II dalam Pencegahan Covid - 19. Antisipasi orang dari luar Negeri baik dari China, Iran, Italy dan Negara lainnya. Masukan terhadap Dinkes agar orang yang baru kembali dari luar Negeri wajib kita periksa dan di relokasi mandiri. Operasi tempat berkumpulnya massa baik Terminal, Pelabuhan dan masih adanya lokasi keramaian ditempat makan maupun cafe., Bulog berperan dalam stock kebutuhan pokok di kota Sibolga. Patroli diseputaran kota Sibolga menghimbau masyarakat tentang bahaya Covid - 19. Diharapkan RSU menyiapkan ruang isolasi apabila adanya orang yang terjangkit Covid - 19. 

Kemudian, para Camat dan Kepling memiliki tanggung jawab berkerjasama dengan TNI / Polri di wilayahnya terutama tempat keramaian untuk menyampaikan supaya tidak ada kegiatan kumpul - kumpul. Masalah kegiatan Cheng Beng dilaksanakan oleh saudara kita Thionghoa perlu kita antisifasi adanya orang dari luar maka diminta tidak dilaksanakan. 


Bahwa adapun kegiatan rapat Kordinasi Penanganan dan Penanggulangan Covid - 19 yang dilaksanakan oleh Pemko Sibolga dengan Unsur Forkopimda Sibolga sebagai langkah Penanggulangan dampak Penyebaran dan memutus mata rantai Covid - 19 di Wilayah Kota Sibolga sehingga tidak berdampak luas penyebarannya. 

Adapun giat rapat Kordinasi Penanganan dan Penanggulangan Covid - 19 berakhir Pukul 12.10.Wib, berjalan dengan aman dan tertib. Melakukan penyemprotan cairan Desinpektan oleh Dinas Kesehatan Sibolga dengan lokasi Sterilisasi yaitu : Terminal Sibolga adapun yang menjadi Penyemprotan Cairan Desinpektan yaitu terhadap bus angkutan dalam kota maupun luar kota, becak dan loket penjualan tiket. Informasi rilis press ini diterima fokusliputan.com melalui via whatsapp. 

Terkait tidak diadakannya kegiatan Cheng Beng, "Saran untuk tidak dilaksanakan namun kita lihat nanti dari Pemko sebab kita hanya pengamanan, ujar Iptu R.Sormin,SAg.