Diduga Karena Nanya “Orang Mana Lae “, Penganiayaan Pun Terjadi

fokusliputan.com_Sibolga

Kedua pelaku terpaksa diamankan ke RTP Polres Sibolga diduga melapas 351 ayat (1) Jo pasal 170 KUHPidana dengan ancaman hukuman paling lama 5 tahun 6 bulan, dengan barang bukti satu helai baju warna merah putih yang berlumuran darah. Insiden ini terjadi , Kamis 07/02 sekitar pukul 10.15 wib. 


Kapolres Sibolga Edwin H Hariandja SIK, MH melalui Humas Polres Sibolga Iptu R Sormin menerangkan atas nama Rico Andreas Manalu,30 tahun, pekerjaan karyawan swasta, jalan DI Panjaitan Gg PLN belakang no 12 B Kelurahan Huta tonga-tonga Sibolga Julu , telah melapor ke Polres Sibolga. 

Selanjutnya, Rabu 06/02 sekitar pukul 22.25 wib,  dia menunggu pacarnya yang minta dijemput di jalan Santeong depan RPH, dan saat itu ada seorang laki-laki yang tidak dikenal dan mengatakan "Mau jumpai siapa bang" dan dia (korban) menjawab "Mau jumpai orang" dan kemudian laki-laki itu pergi dan taklama kemudian datang dua orang laki-laki, dan seorang mengatakan "Orang mana lae" dan korban menjawab "Orang Sibolga Julu" dan dengan tiba-tiba korban dianiaya oleh kedua orang tersebut dengan memukul kepala saksi dengan gelas sehingga korban menyelamatkan diri denngan keadaan luka-luka. 

Kasat Reskrim AKP Azhari,SE bersama tim langsung melakukan penyelidikan serta olah TKP, pelaku berhasil diamankan, dengan inisial pelaku pertama ; APR Als A,22 tahun, wiraswasta, jalan Santeong no 17 Kel Panc Gerobak Sibolga, dan pelaku kedua ; RR Als R,18 tahun, jalan Santeong no 17 Kel Panc Gerobak Sibolga. Penganiayaan dilakukan kedua tersangka terhadap korban didepan warung dekat RPH jalan Santeong Kel Panc.Gerobak Sibolga. Kepada petugas, pelaku mengaku sebelum melakukan aksi penganiayaan, telah minum minuman keras serta korban telah diminta VER.