Soal Kapal KM MUJUR INDAH Yang Meledak, Nazlin Nazara: "Pak Jamil, Mereka bukan pembom ikan!"

fokusliputan.com_SIBOLGA

Pemilik KM. Mujur Indah, mendapati Jamil Zeb Tumori tepat di Kantor Golkar Kota Sibolga untuk menyampaikan keluh kesah atas kejadian naas meledaknya kapal yang menimpa 4 orang ABK di Perairan Bintanak beberapa hari lalu. 


Jamil meladeni cerita tersebut dan langsung membesuka salah satu korban selamat dari ledakan atas nama Saifansyah Siregar warga Jalan Merpati No. 14 ke Rumah Sakit Metta Medika. 

Desas desus kapal KM. Mujur Indah yang diceritakan meledak karena bom diklarifikasikan dalam ceritanya. Katanya, Kapal tersebut adalah kapal pencari Teripang. Bukan pembom laut! 

"Pak Jamil... Ledakan itu bukan karena Bom. 4 ABK yang melintasi perairan Bintanak adalah untuk mencari teripang. Kapal meledak karena kebocoran LPG 12 Kg yang menjilat beberapa jerigen bahan bakar solar sehingga terjadilah ledakan'', terangnya.


Ya Allah, setelah mendengar kisah itu saya langsung bergerak menuju RS Metta Medika setelah diinfokan tentang kondisi Saifansyah. Kita hanya mampu berdoa, Nazar, salah satu ABK yang hilang bisa ditemukan selamat. Namun untuk saat ini, 2 ABK terkena luka bakar ada yang ringan ada pula yang berat dan 1 orang disayangkan ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa lagi. 

Semoga kita bisa mendapati titik terang dalam persoalan ini, Insha Allah semampu saya akan mencoba membantu para nelayan Kota Sibolga. Mohon doa kita semua kepada semua korban agar bisa menghadapi ujian Tuhan. Aamiin.


Diinformasikan, Sabtu (16/02) Wakil Ketua DPRD Kota Sibolga dari Partai Golkar, Jamil Zeb Tumori, SH, MAP membesuk langsung nelayan yang mengalami luka bakar setelah kapal KM. MUJUR INDAH yang mereka tunggangi meledak di perairan Bintanak sekitar dua hari lalu.

"Saat ini, Saya berada di Rumah Sakit Metta Medika, melihat saudara Kita, Saifansyah Siregar salah satu ABK yang selamat dari peristiwa naas tersebut namun kini perlu perawatan intensif karena nyaris 50% tubuh korban mengalami luka bakar yang cukup parah",terang Jamil.


Tidak banyak informasi yang didapat dari korban, karena keadaannya masih kritis dan trauma. Keterangan yang dihimpun dari kesaksiannya adalah penyebab kapal mereka terbakar diperairan Bintanak adalah akibat gas yang meledak tepat didekat bahan bakar solar. Akibat peristiwa tersebut, 1 ABK Kapal KM. MUJUR INDAH ditemukan meninggal dunia, 2 orang selamat dan mengalami luka bakar serta 1 orang hilang belum ditemukan hingga saat ini. 

"Ada 4 ABK, 3 orang statusnya sudah jelas. 1 meninggal dan 2 orang termasuk Saifansyah selamat, namun 1 orang lagi belum ditemukan. Usaha pencarian masih sudah dilakukan, kita doakan semoga nantinya ABK tersebut dapat ditemukan dalam kondisi selamat", kata Jamil.

Lebih lanjut mengenai pendalaman kasus ini, Jamil Zeb Tumori, SH, MAP menyerahkan kepada pihak yang berwenang namun sebagai wakil rakyat dirinya ingin memastikan bahwa ABK yang selamat terlepas dulu dari luka dan trauma. Adapun yang meninggal dunia, beliau menghaturkan Duka Cita mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan dan semoga bisa tabah menghadapi musibah ini.

Selanjutnya, Jamil menyampaikan "Tolong Ansuransi Nelayan diurus ke Kantor Kelautan Perikanan Sibolga di Pondok Batu dan kepada Kabag Orkum Pemko Sibolga segera Proses Percepat Ansuransi Nelayan biar bisa ditanda tangani MOU.