Bupati Tapteng Usulkan 40 Milyar 571 Juta Rupiah

fokusliputan.com_MEDAN

Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Bakhtiar Ahmad Sibarani menyerahkan Proposal Usulan Pembangunan Masjid Agung Barus dan Masjid Al Muslimin Pandan kepada Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara (Provsu) di Gedung DPRD Provsu di Jalan Imam Bonjol Medan. Penyerahan proposal pembangunan itu dilaksanakan pada acara Rapat Pertemuan dengan Ketua DPRD Provsu Wagirin Arman dan Anggota Komisi E DPRD Provsu.


Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani mengatakan Barus Tapteng dalam sejarahnya merupakan Pusat Peradaban Islam Nusantara dan hal itu telah diakui Pemerintah Republik Indonesia (RI) dimana Presiden RI Ir. H. Joko Widodo telah menandatangani Prasasti Peresmian Tugu Titik Nol KM Peradaban Islam Nusantara di Barus pada 2017 yang lalu.

“Kedatangan kami saat ini bersama Wakil Ketua DPRD dan Anggota DPRD Kabupaten Tapanuli Tengah, dan Plt. Kepala Bappeda, Ketua KNPI Tapteng mengharapkan dukungan dari Ketua DPRD dan Anggota DPRD Provsu, khususnya Komisi E membantu Pemkab Tapteng melalui Dana Hibah Provinsi Sumatera Utara sebesar Rp. 40.571.0000.000 (empat puluh miliar lima ratus tujuh puluh satu juta rupiah) untuk pembangunan 2 (dua) masjid di Tapteng, yaitu Masjid Al Muslimin Pandan di Ibu Kota Tapteng dengan anggaran Rp. 20.0000.000.000 ( dua puluh miliar rupiah) dan Masjid Agung di Kecamatan Barus sebesar Rp. 20.571.0000.000 (dua puluh miliar lima ratus tujuh satu juta rupiah),” ungkap Bupati Tapteng. Senin 04/06/2018.


Terkait dengan usulan pembangunan Masjid Agung Barus, masyarakat Barus dengan sukarela menghibahkan tanah seluas satu setengah hektar. Ini menandakan bahwa masyarakat Barus dengan senang hati mendukung Pemerintah untuk mewujudkan kemashlahatan umat serta membangkitkan kembali Barus sebagai Pusat Peradaban Islam Nusantara. Besar harapan kami DPRD Provsu mendukung pembangunan Masjid Al Muslimin Pandan dan Masjid Agung Barus dan proposal usulan pembangunannya sebelumnya telah kami serahkan kepada Gubernur Sumatera Utara. Jemput bola ini kami lakukan demi kepentingan Bangsa dan Negara dan masyarakat Tapteng, yang bangga atas kunjungan Presiden meresmikan Titik Nol KM Peradaban Islam Nusantara pada 24 Maret 2017 yang lalu. Selain pembangunan Masjid, Pemkab Tapteng juga merencanakan pembangunan Kawasan Sumur Nommensen sebagai situs sejarah masuknya Kristen Protestan di Indonesia, tepatnya di Kecamatan Barus Utara dan lahannya merupakan milik HKBP, anggarannya bersumber dari APBD Kab. Tapteng.

Sementara itu, Ketua DPRD Provsu Wagirin Arman didampingi Anggota DPRD Provsu Delmeria Sikumbang, Aduhot Simamora, dan Juliski Simorangkir menggatakan DPRD Provsu mendukung pembangunan Masjid Al Muslimin Pandan dan Masjid Agung di Kecamatan Barus anggarannya ditampung pada Tahun Anggaran 2019 yang akan datang. Merupakan tanggung jawab kita sebagai Anggota Dewan Sumatera Utara mendukung pembangunan Tapteng sebagai gerbang masuknya Islam di Indonesia melalui Barus. Hal ini perlu diwujudkan untuk mendukung kinerja Presiden RI Joko Widodo. Untuk itu, pada prinsipnya DPRD Provsu mendukung sepenuhnya usulan Pemkab Tapteng.

Aduhot Simamora Anggota DPRD Provsu dari Partai Hanura Hasil Pemilihan Dapil IX Sumut mengatakan kita harus memberikan perhatian khusus kepada Kabupaten Tapteng, atas kunjungan kerja Presiden RI meresmikan Titik Nol Islam Nusantara di Barus.
"Ini merupakan catatan sejarah bahwa Tapteng sudah milik nasional. Jadi sudah sebaiknya pembangunan kedua masjid dimaksud menjadi tanggung jawab Provinsi Sumatera Utara,” ujar Aduhot Simamora.

Diakhir acara, Bupati Tapteng menyerahkan Proposal Usulan Pembangunan Mssjid Agung Barus dan Masjid Al Muslimin Pandan kepada Ketua DPRD Provsu didampingi Anggota DPRD Provsu Aduhot Simamora, Juliski Simorangkir, Delmeria Sikumbang, dan Wakil Ketua DPRD Tapteng Dharma Bhakti Marbun.